tugas

Pemuda: Kau tidak ingin dibenci, tapi andai dibenci sekalipun, itu bukan masalah?
Filsuf: Ya, itu benar. "Tidak ingin dibenci" barangkali adalah tugasku, tapi apakah orang ini atau orang itu tidak menyukaiku atau tidak bukanlah tugasku. Sekalipun ada seseorang yang tidak berpikir baik tentangku, aku tidak bisa mengintervensinya. Meminjam pepatah yang kusebutkan tadi, wajar kalau seseorang membawa seekor kuda ke air. Tapi apakah kuda itu meminum airnya atau tidak, itu bukanlah tugasnya.

Dari Berani Tidak Disukai oleh Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga

Jauh sebelum aku membaca ini, aku punya ide serupa:

Menyukaimu adalah keputusanku, tapi apakah kamu membenci atau menyukaiku, itu keputusanmu. Aku sama sekali tidak punya hak atas itu. Jadi, biarkan saja aku suka denganmu. Aku hanya menyukaimu, bukan membebankan rasa sukaku kepadamu.
Jadi, menyukai seseorang tidak lantas harus sama dengan menyatakan bahwa ia ingin menjadi pacar atau berhubungan lebih lanjut dengan orang itu.

Contoh yang lumayan bertentangan, namun masih serupa.